Pengenalan perbedaan antara pemutus sirkuit tegangan rendah 4P dan pemutus sirkuit tegangan rendah 3P
Ada banyak produsen, model, dan jenis Pemutus SirkuitSederhananya, pemutus sirkuit merupakan satu kesatuan organik yang terdiri dari sisi saluran masuk, sisi saluran keluar, dan badan pemutus sirkuit. Pengguna atau praktisi listrik yang cermat mungkin memiliki pertanyaan ketika menghadapi berbagai pemutus sirkuit: mengapa ada yang memiliki tiga terminal dan ada yang memiliki empat terminal? Apa perbedaan dan persamaan di antara keduanya? Dengan pertanyaan ini, kita memasuki teks artikel hari ini dan menjelaskan perbedaan di antara keduanya secara detail.
- Tampilan pemutus sirkuit tegangan rendah 4P dan 3P

Gambar 1 Tampilan pemutus sirkuit tegangan rendah 4P

Gambar 1 Tampilan pemutus sirkuit tegangan rendah 3P
Pemutus sirkuit 4P memiliki tiga fasa dan empat kutub, dan empat set terminal disusun secara horizontal, di mana terminal saluran N mungkin lebih kecil daripada tiga terminal fasa lainnya. "Empat terminal" tersebut mudah terlihat. Casing umumnya ditandai dengan tanda L1, L2, dan L3, dan terminal N (saluran netral) dari kutub keempat biasanya memiliki tanda "N" yang jelas.
Pemutus sirkuit 3P memiliki tiga fasa dan tiga kutub, dan tiga set terminal daya dengan ukuran yang sama disusun secara horizontal. "Tiga terminal utama" terlihat jelas secara intuitif. Casing umumnya ditandai dengan tanda L1, L2, dan L3.
Faktanya, dari segi penampilan, kecuali jumlah dan ukuran terminal serta beberapa logo, Anda dapat'tidak melihat perbedaan di antara keduanya.
- Pengantar prinsip kerja pemutus sirkuit tegangan rendah 4P dan 3P
- Pengantar prinsip kerja pemutus sirkuit 4P
Di dalamnya terdapat empat kontak utama yang terhubung, tiga di antaranya terhubung secara seri ke tiga saluran fasa, dan yang keempat terhubung secara seri ke saluran netral. Ketika terjadi gangguan (kelebihan beban, korsleting) atau pembukaan manual, "empat kutub dihidupkan dan dimatikan secara bersamaan" (beberapa dapat memilih N untuk tidak terputus). Hal ini memiliki karakteristik sebagai berikut.
1.1. Isolasi listrik yang aman dan lengkap
Ini adalah fitur terpenting dari pemutus sirkuit 4P. Pemutus sirkuit ini dapat sepenuhnya memisahkan semua konduktor bertegangan (termasuk kabel N) di ujung beban. Ketika "kehilangan fasa dan nol konstan" dihilangkan sepenuhnya, risiko bahwa saluran N masih dapat membawa tegangan berbahaya tetap ada.
1.2. Beradaptasi dengan berbagai sistem catu daya
Sistem TN-S/TN-CS: dapat digunakan sebagai sakelar saluran masuk utama untuk mencapai isolasi yang aman.
Sistem TT: Saluran N pada sistem TT harus diisolasi, dan sakelar saluran masuknya harus menggunakan pemutus sirkuit 4P.
Sistem TI (ketika saluran N ditarik keluar): Ketika sistem TI mengeluarkan saluran netral untuk membentuk catu daya tiga fasa empat kawat, pemutus sirkuit 4P harus digunakan.
Sistem konversi daya ganda: Sistem ini dapat mencegah jalur netral dari dua catu daya independen terhubung secara paralel dan menghindari arus sirkulasi jalur netral.
1.3. Dapat dikombinasikan dengan unit trip elektronik untuk membentuk proteksi modular.
Karena dapat mengukur arus kawat L1, L2, L3, dan N secara langsung, pemutus elektronik ini dapat mewujudkan proteksi pentanahan dengan menghitung jumlah vektor tanpa memerlukan transformator arus urutan nol eksternal.
- Pengantar prinsip kerja pemutus sirkuit 3P
Di dalamnya terdapat tiga kontak utama yang terhubung secara seri ke tiga saluran fasa. Ketika terjadi gangguan (kelebihan beban, korsleting) atau pembukaan manual, ketiga kontak tersebut akan terbuka secara bersamaan, memutus pasokan daya tiga fasa. Saluran netral (N) dari rangkaian di sisi bawah sakelar selalu terhubung ke saluran netral di sisi daya. Sakelar ini memiliki karakteristik sebagai berikut.
2.1. Pada sistem TN-C (tiga fasa empat kawat), saluran PEN (saluran netral terlindungi) dilarang keras untuk diputus, dan pemutus sirkuit 3P harus digunakan.
2.2. Untuk peralatan yang tidak memerlukan saluran netral (seperti motor tiga fasa), alat ini dapat memberikan perlindungan beban berlebih dan korsleting yang lengkap, dan strukturnya paling sesuai.
2.3. Dibandingkan dengan pemutus sirkuit 4P dengan kualitas yang sama, pemutus sirkuit 3P lebih murah.
2.4. Isolasi listrik sempurna tidak dapat dicapai, dan fasa N tidak dapat diputus secara langsung. Jika sistem tidak seimbang di antara ketiga fasa atau mengalami kegagalan di bagian depan, ada risiko bahwa saluran netral akan dialiri listrik.
2.5. Metode penerapan proteksi tanah (proteksi G) rumit dan harus bergantung pada transformator arus urutan nol eksternal, yang meningkatkan kompleksitas dan biaya instalasi.
- Ringkasan
Melalui pengantar di atas, pembaca dapat memiliki pemahaman yang lebih jelas tentang pemutus sirkuit 3P dan pemutus sirkuit 4P, termasuk perbedaan dalam penampilan, prinsip kerja, dan ruang lingkup penggunaannya, dll. Namun, ada beberapa aspek yang lebih dalam yang belum dijelaskan secara detail. Jadi, muncul pertanyaan, mengapa N perlu diputus dalam beberapa kasus, dan N tidak perlu diputus dalam kasus lain? Apa hubungannya secara spesifik? Kita dapat memikirkan masalah ini sendiri terlebih dahulu.

Solusi Anda untuk Distribusi Listrik
MCCB Elektronik
ACB 400V/690V
MCCB magnetik termal
Solusi Anda untuk Sistem Tenaga Surya
Solusi Anda untuk Manufaktur MCCB









